Lentera ARA

Keluarga Kecil yang Penuh dengan Kebahagian dan Berkah

Adab Kepada Anak October 19, 2011

Filed under: kisah & cerita — lenteraara @ 12:17 am

Nasehat bagi kita semua.

Ajarkan hal berikut ini kepada anak-anak antum.

Pertama, larangan mempersekutukan Allah. (QS Luqman: 13).
* ajari anak agar tidak menyekutukan Allah.

Kedua, berbuat baik kepada dua orang ibu-bapak. (QS Luqman: 14).
*ajari anak-anak tentang kewajiban anak untuk taat kepada Kedua orangtua. Yaitu bahwa anak wajib taat pada orangtua selama itu tidak melanggar perintah Allah.

Ketiga, sadar terhadap pengawasan Allah.(QS.Luqman: 16). *ajari anak-anak bahwa sungguh Allah maha mengetahui apa yang kita lakukan.

Keempat, mendirikan shalat, ‘amar makruf nahi mungkar, dan sabar dalam menghadapi persoalan. (QS.Luqman: 17). *ajari anak-anak shalat, ajari ilmu agama islam dengan baik agar anak bisa mengamalkan dan mendakwahkannya kepada ummat keseluruh alam, ajari tentang pentingnya sabar dalam menjalani kehidupan dan mencari pertolongan dengan sabar dan shalat.

Kelima, larangan sombong dan membanggakan diri (QS Luqman: 18).
*ajari anak pentingnya rendah hati, dan sederhana dalam menjalani hidup, atau tidak berlebih-lebihan.

Dan keenam, bersikap sederhana dan bersuara rendah (tidak suka teriak2 atau lembut).(QS.Luqman: 19)
*ajari anak-anak untuk tidak berlebih-lebihan, ajari agar anak tidak berpamer-pamer atas apa yg dia miliki dan dia mampu, ajari agar tidak bersikap boros pada harta, ajari anak-anak untuk bersikap lembut dan tidak suka berteriak-teriak, untuk mencegah anak bersifat kasar.

-Muhammad al islam-

 

Risalah Diri October 19, 2011

Filed under: kisah & cerita — lenteraara @ 12:16 am

‎”Ya Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran kpd kami dan wafatkanlah kami dalam keadaan berserah diri (tawakal) kepada-MU. QS. Al-A’raaf : 126.
Dengan banyak bersabar lahirlah kewibawaan.dgn banyak bersyukur sempurnalah kenikmatan. Dgn banyak bersedekah bertambalah rezekinya, dgn banyak berzikir tenanglah hati.dan dgn bertaqwa akan menyelesaikan semua masalah.

****************************************************************************

“Tidaklah menimpa seorang mukmin rasa sakit yang terus menerus, kepayahan,penyakit, dan juga kesedihan, bahkan sampai kesusahan yang menyusahkanny,melainkan akan dihapuskan dengan dosa-dosanya”. (HR. Muslim no. 2573)

*********************************************************************************

Sebuah perubahan baik dari diri kita, ada saat kita melakukan sesuatu untuk berubah lebih baik,

Penghalang yang kita hadapi saat dalam proses diri untuk lebih baik adalah hal yang akan mengajari kita arti sebuah kesabaran,

Dan dari semua perjalanan dalam proses itu insyaAllah akan menghasilkan kebahagiaan dan ketenangan untuk kita menjalani hidup, …
Karena semua hanya butuh Do’a dan usaha kita yang sungguh-sungguh untuk berubah lebih baik,

Bila mau bahagia, maka Taatlah pada Allah dan Rasul-Nya, bersabarlah dalam ketaqwaan kepada Allah. karena hanya jalan ketaatan kepada Allah saja satu-satunya jalan kepada kebahagiaan, lakukan dan rasakan dan lihat sendiri.

Muhammad al islam

******************

Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda : Berfirman Allah Yang Maha Agung dan Luhur : “Sudah Kupersiapkan untuk hamba-Ku yang Shaleh/shalehah (orang baik yang taat pada Allah dan Rasul-Nya) apa yang tidak pernah mata melihatnya, tidak pernah telinga mendengarnya dan tidak bisa dibayangkan manusia (surga)”. (HR. Al Bukhari, Muslim, At-Tirmidzi, Ibn Majah, Ad Darimi)

************************************************************************************************************

Allah ‘azza wa jalla berfirman, “Dan tolong-menolonglah kamu sekalian pada kebaikan dan takwa dan jangan tolong-menolong dalam dosa dan permusuhan….“(Qs.Al-Maidah : 3)

******************************

“Dan janganlah engkau memalingkan mukamu (kerana memandang rendah) kepada manusia dan janganlah engkau berjalan di bumi dengan berlagak sombong, sesungguhnya Allah tidak suka kepada tiap-tiap orang yang sombong takbur lagi membanggakan diri.”(Qs. Luqman : 18)

*******************************************************************************************************************

(more…)

 

Bukan Karena October 19, 2011

Filed under: kisah & cerita — lenteraara @ 12:05 am

Bukan krn hari ini Indah,kita mnjadi Bahagia,tapi krn kita bahagia,maka hari ini mnjadi Indah.Bukan krn tdk ada Rintangan,kita mnjadi Optimis,tp krn kita Optimis,maka rintangan mnjadi tdk trasa.Bukan krn mudah,kita mnjadi yakin bisa,tp krn kita yakin bisa,maka semuany mnjadi mudah.Bukan krn semuany baik,kita mnjadi tsenyum,tp krn kta tsenyum,maka smuany mjadi baik.Mngucapkan Maaf & Terimakasih,akan mnolong diri kta blajar utk smakin Mengasihi & Rendah Hati..

 

Keledai Membaca Buku October 19, 2011

Filed under: kisah & cerita,Uncategorized — lenteraara @ 12:04 am

Timur Lenk menghadiahi Nasrudin Hoja
seekor keledai.
Nasrudin menerimanya dengan senang hati.

Tetapi Timur Lenk berkata, “Ajari keledai itu
membaca. Dalam dua minggu, datanglah
kembali ke mari, dan kita lihat hasilnya!”
Nasrudin berlalu, dan dua minggu kemudian ia
kembali ke istana.

Tanpa banyak bicara, Timur Lenk menunjuk
ke sebuah buku besar.
Nasrudin menggiring keledainya ke buku itu,
dan membuka sampulnya.

Si keledai menatap buku itu, dan tak lama mulai
membalik halamannya dengan lidahnya. Terus
menerus, dibaliknya setiap halaman sampai ke
halaman akhir. Setelah itu si keledai menatap
Nasrudin.

“Demikianlah,” kata Nasrudin,
“Keledaiku sudah bisa membaca.”
Timur Lenk mulai menginterogasi,
“Bagaimana caramu mengajari dia membaca?”
Nasrudin berkisah, “Sesampai di rumah, aku
siapkan lembaran-lembaran besar mirip buku,
dan aku sisipkan biji-biji gandum di dalamnya.
Keledai itu harus belajar membalik-balik halam
untuk bisa makan biji-biji gandum itu, sampai ia
terlatih betul untuk membalik-balik halaman
buku dengan benar.”

“Tapi,” tukas Timur Lenk tidak puas, “Bukankah
ia tidak mengerti apa yang dibacanya ?”
Nasrudin menjawab, “Memang demikianlah
cara keledai membaca, hanya membalik-balik
halaman tanpa mengerti isinya. Kalau kita
membuka-buka buku tanpa mengerti isinya,
kita disebut setolol keledai, bukan?”

 

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.