Lentera ARA

Keluarga Kecil yang Penuh dengan Kebahagian dan Berkah

Janda Luar Biasa dan Paling Mahal Maharnya November 16, 2011

Filed under: Uncategorized — lenteraara @ 03:43

Apa yang terlintas benak Anda bila bertemu dengan seorang janda cantik, menggiurkan, cerdas, perilakunya baik, dan ia sedang mencari pendamping hidup? Jika Anda seorang laki-laki, maka ‘naluri kelaki-lakian’ Anda akan bangkit. Anda akan do everything for getting her.

Jika Anda seorang wanita, pastilah Anda mengacungkan jempol untuknya dan banyak belajar darinya. Saya akan kisahkan tentang seorang janda luar biasa ini, yang bahan-bahan utamanya saya ambil dari kitab Siyar A‘lam an-Nubala (terbitan Mesir) karya Imam az-Zahabi dan kitab Suwar min Hayat as-Shahabah (terbitan Mesir) karya Dr. Abdurrahman Ra’fat Pasya, di samping kitab-kitab sirah lainnya.

Begini kisahnya. Di zaman Rasulullah saw. ada seorang janda cantik yang ditinggal mati suaminya. Namanya Rumaysha binti Milhan an-Najjariyyah, yang biasa dipanggil dengan sebutan Ummu Sulaim. Anda masih ingat dengan Anas radhiyallahu anhu, yang senantiasa melayani keperluan Rasulullah saw.? Ya, Anas adalah anak Ummu Sulaim. Ketika tersebar berita bahwa Ummu Sulaim menjadi janda, banyak lelaki ingin bersanding hidup dengannya. Lelaki mana yang tidak mendambakan wanita seperti Ummu Sulaim? Ummu Sulaim adalah tipe wanita yang memiliki inner-beauty: bukan hanya cantik wajahnya, namun baik pula perilakunya dan cerdas pula akalnya.

Salah satu lelaki yang berhasrat dengan Ummu Sulaim adalah Zayd bin Sahl an-Najjari, yang biasa dipanggil dengan sebutan Abu Thalhah. Abu Thalhah adalah seorang lelaki terhormat, gentle, dan kaya. Dengan kelebihannya itu ia berniat melamar Ummu Sulaim, dan ia yakin tidak akan ada lelaki lain yang bisa mengungguli kelebihannya itu. Maka, berangkatlah Abu Thalhah menuju rumah Ummu Sulaim. Dalam perjalanan, Abu Thalhah teringat bahwa Ummu Sulaim sudah mengikuti agama Muhammad (masuk Islam) berkat dakwah Mush‘ab bin Umayr. ‘Tapi, apa urusannya denganku? Bukankah mantan suaminya mati dalam keadaan mengikuti agama nenek moyangnya, tidak masuk Islam?’, begitu kata hati Abu Thalhah. Maklum, Abu Thalhah adalah seorang non-Muslim.

(more…)

 

Adab Kepada Anak October 19, 2011

Filed under: kisah & cerita — lenteraara @ 00:17

Nasehat bagi kita semua.

Ajarkan hal berikut ini kepada anak-anak antum.

Pertama, larangan mempersekutukan Allah. (QS Luqman: 13).
* ajari anak agar tidak menyekutukan Allah.

Kedua, berbuat baik kepada dua orang ibu-bapak. (QS Luqman: 14).
*ajari anak-anak tentang kewajiban anak untuk taat kepada Kedua orangtua. Yaitu bahwa anak wajib taat pada orangtua selama itu tidak melanggar perintah Allah.

Ketiga, sadar terhadap pengawasan Allah.(QS.Luqman: 16). *ajari anak-anak bahwa sungguh Allah maha mengetahui apa yang kita lakukan.

Keempat, mendirikan shalat, ‘amar makruf nahi mungkar, dan sabar dalam menghadapi persoalan. (QS.Luqman: 17). *ajari anak-anak shalat, ajari ilmu agama islam dengan baik agar anak bisa mengamalkan dan mendakwahkannya kepada ummat keseluruh alam, ajari tentang pentingnya sabar dalam menjalani kehidupan dan mencari pertolongan dengan sabar dan shalat.

Kelima, larangan sombong dan membanggakan diri (QS Luqman: 18).
*ajari anak pentingnya rendah hati, dan sederhana dalam menjalani hidup, atau tidak berlebih-lebihan.

Dan keenam, bersikap sederhana dan bersuara rendah (tidak suka teriak2 atau lembut).(QS.Luqman: 19)
*ajari anak-anak untuk tidak berlebih-lebihan, ajari agar anak tidak berpamer-pamer atas apa yg dia miliki dan dia mampu, ajari agar tidak bersikap boros pada harta, ajari anak-anak untuk bersikap lembut dan tidak suka berteriak-teriak, untuk mencegah anak bersifat kasar.

-Muhammad al islam-

 

Risalah Diri

Filed under: kisah & cerita — lenteraara @ 00:16

‎”Ya Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran kpd kami dan wafatkanlah kami dalam keadaan berserah diri (tawakal) kepada-MU. QS. Al-A’raaf : 126.
Dengan banyak bersabar lahirlah kewibawaan.dgn banyak bersyukur sempurnalah kenikmatan. Dgn banyak bersedekah bertambalah rezekinya, dgn banyak berzikir tenanglah hati.dan dgn bertaqwa akan menyelesaikan semua masalah.

****************************************************************************

“Tidaklah menimpa seorang mukmin rasa sakit yang terus menerus, kepayahan,penyakit, dan juga kesedihan, bahkan sampai kesusahan yang menyusahkanny,melainkan akan dihapuskan dengan dosa-dosanya”. (HR. Muslim no. 2573)

*********************************************************************************

Sebuah perubahan baik dari diri kita, ada saat kita melakukan sesuatu untuk berubah lebih baik,

Penghalang yang kita hadapi saat dalam proses diri untuk lebih baik adalah hal yang akan mengajari kita arti sebuah kesabaran,

Dan dari semua perjalanan dalam proses itu insyaAllah akan menghasilkan kebahagiaan dan ketenangan untuk kita menjalani hidup, …
Karena semua hanya butuh Do’a dan usaha kita yang sungguh-sungguh untuk berubah lebih baik,

Bila mau bahagia, maka Taatlah pada Allah dan Rasul-Nya, bersabarlah dalam ketaqwaan kepada Allah. karena hanya jalan ketaatan kepada Allah saja satu-satunya jalan kepada kebahagiaan, lakukan dan rasakan dan lihat sendiri.

Muhammad al islam

******************

Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda : Berfirman Allah Yang Maha Agung dan Luhur : “Sudah Kupersiapkan untuk hamba-Ku yang Shaleh/shalehah (orang baik yang taat pada Allah dan Rasul-Nya) apa yang tidak pernah mata melihatnya, tidak pernah telinga mendengarnya dan tidak bisa dibayangkan manusia (surga)”. (HR. Al Bukhari, Muslim, At-Tirmidzi, Ibn Majah, Ad Darimi)

************************************************************************************************************

Allah ‘azza wa jalla berfirman, “Dan tolong-menolonglah kamu sekalian pada kebaikan dan takwa dan jangan tolong-menolong dalam dosa dan permusuhan….“(Qs.Al-Maidah : 3)

******************************

“Dan janganlah engkau memalingkan mukamu (kerana memandang rendah) kepada manusia dan janganlah engkau berjalan di bumi dengan berlagak sombong, sesungguhnya Allah tidak suka kepada tiap-tiap orang yang sombong takbur lagi membanggakan diri.”(Qs. Luqman : 18)

*******************************************************************************************************************

(more…)

 

Bukan Karena

Filed under: kisah & cerita — lenteraara @ 00:05

Bukan krn hari ini Indah,kita mnjadi Bahagia,tapi krn kita bahagia,maka hari ini mnjadi Indah.Bukan krn tdk ada Rintangan,kita mnjadi Optimis,tp krn kita Optimis,maka rintangan mnjadi tdk trasa.Bukan krn mudah,kita mnjadi yakin bisa,tp krn kita yakin bisa,maka semuany mnjadi mudah.Bukan krn semuany baik,kita mnjadi tsenyum,tp krn kta tsenyum,maka smuany mjadi baik.Mngucapkan Maaf & Terimakasih,akan mnolong diri kta blajar utk smakin Mengasihi & Rendah Hati..

 

Keledai Membaca Buku

Filed under: kisah & cerita,Uncategorized — lenteraara @ 00:04

Timur Lenk menghadiahi Nasrudin Hoja
seekor keledai.
Nasrudin menerimanya dengan senang hati.

Tetapi Timur Lenk berkata, “Ajari keledai itu
membaca. Dalam dua minggu, datanglah
kembali ke mari, dan kita lihat hasilnya!”
Nasrudin berlalu, dan dua minggu kemudian ia
kembali ke istana.

Tanpa banyak bicara, Timur Lenk menunjuk
ke sebuah buku besar.
Nasrudin menggiring keledainya ke buku itu,
dan membuka sampulnya.

Si keledai menatap buku itu, dan tak lama mulai
membalik halamannya dengan lidahnya. Terus
menerus, dibaliknya setiap halaman sampai ke
halaman akhir. Setelah itu si keledai menatap
Nasrudin.

“Demikianlah,” kata Nasrudin,
“Keledaiku sudah bisa membaca.”
Timur Lenk mulai menginterogasi,
“Bagaimana caramu mengajari dia membaca?”
Nasrudin berkisah, “Sesampai di rumah, aku
siapkan lembaran-lembaran besar mirip buku,
dan aku sisipkan biji-biji gandum di dalamnya.
Keledai itu harus belajar membalik-balik halam
untuk bisa makan biji-biji gandum itu, sampai ia
terlatih betul untuk membalik-balik halaman
buku dengan benar.”

“Tapi,” tukas Timur Lenk tidak puas, “Bukankah
ia tidak mengerti apa yang dibacanya ?”
Nasrudin menjawab, “Memang demikianlah
cara keledai membaca, hanya membalik-balik
halaman tanpa mengerti isinya. Kalau kita
membuka-buka buku tanpa mengerti isinya,
kita disebut setolol keledai, bukan?”

 

Konsekuensi Pilihan October 3, 2011

Filed under: kisah & cerita — lenteraara @ 06:48

Hidup selalu menawarkan pilihan….

Tersenyum atau marah..

Memaafkan atau membalas..

Mencintai atau membenci..

Bersyukur atau mengeluh..

Berharap atau putus asa..

Tidak ada pilihan yang tanpa konsekuensi..

 

THIS TOO, WILL PASS September 30, 2011

Filed under: kisah & cerita — lenteraara @ 04:39

Pada suatu hari, sang raja meminta kepada tukang emasnya yang sudah tua renta untuk menuliskan sesuatu di dalam cincinnya.

Raja berpesan, “Tuliskanlah sesuatu yang bisa kamu simpulkan dari seluruh pengalaman & perjalanan hidupmu, supaya itupun bisa menjadi pelajaran untuk hidup saya”.

Berbulan-bulan si tukang emas yang tua itu membuat cincinnya, lalu lebih sulitnya menuliskan apa yang penting di cincin emas yang kecil itu.
Akhirnya setelah berdoa & berpuasa, si tukang emas itupun menyerahkan cincinnya pada sang raja.
Dan dengan tersenyum, sang raja membaca tulisan kecil di cincin itu. Bunyinya,
“THIS TOO, WILL PASS” (“DAN YANG INIPUN AKAN BERLALU”).

Awalnya sang raja tidak terlalu paham dengan apa yg tertulis di sana. Tapi, suatu ketika, tatkala menghadapi persoalan kerajaan yang pelik, akhirnya ia membaca tulisan di cincin itu & ia pun menjadi lebih tenang, “Dan inipun akan berlalu.”

Dan tatkala ia sedang bersenang-senang, ia pun tak sengaja membaca tulisan di cincin itu, lantas ia menjadi rendah hati kembali.

Betul!
Ketika Anda lagi punya masalah besar ataupun sedang lagi kondisi terlalu gembira, ingatlah kalimat itu,
“Dan inipun akan berlalu.”

Kalimat ini, kalau direnungkan dgn bijak akan mengantarkan diri kita pada keseimbangan hidup.
Tidak ada satupun yg langgeng. Jadi, ketika Anda punya masalah, tidaklah perlu terlalu bersedih.
Tapi, tatkala Anda lagi senang, nikmatilah selagi anda bisa senang.

Ingatlah….
Apapun yang kita hadapi saat ini, semuanya akan berlalu. Semoga menjadi berkat untuk memberkati yang lain.

Jadilah orang yang:
• tetap sejuk di tempat yang panas…
• tetap manis di tempat yang begitu pahit…
• tetap merasa kecil meskipun telah menjadi besar…
• tetap tenang di tengah badai yang hebar…. DAN
• tetap selalu MENGANDALKAN ALLAH dalam segala Perkara.