Lentera ARA

Keluarga Kecil yang Penuh dengan Kebahagian dan Berkah

Anak Tetap Dekat Dengan Ibu Yang Bekerja July 4, 2007

Filed under: Tips & Trick — lenteraara @ 03:39

SEMAKIN tingginya biaya hidup dewasa ini mendorong banyak pasangan orang tua yang bekerja demi memenuhi kebutuhan keluarga. Jika dulu ibu selalu di rumah untuk mengasuh anak, kini perannya digantikan oleh pengasuh. Efeknya, anak cendrung lebih dekat dngan pegasuh di rumah ketimbang dengan ibu kandungnya.

Cuek, menangis saat digendong, tak mau diajak bermain, selalu mencari pengasuh saat sedih atau menangis, adalah beberapa contoh sikap balita yang tidak dekat dengan ibu kandungnya. Hal ini tidak perlu terjadi seandainya sang ibu memiliki kualitas kedekatan yang baik dengan buah hatinya.

Ada banyak hal yang bisa dilakukan ibu bekerja agar tetap dekat dengan si anak, antara lain :
1. Sempatkan memandikan anak di pagi hari sebelum berangkat kerja. Selain menjalin kedekatan, anak pun terlatih / terbiasa bangun pagi sedari balita.
2. Bila jarak kantor tidak terlalu jauh dan masih ada waktu laung, ada baiknya jika membiasakan sarapan bersama di meja makan. Dengan begitu, masih sempat menyuapi dan bercengkrama dengan balita di rumah.
3. Disela-sela waktu luang di kantor, cobalah sesekali meneleponnya di rumah. Walaupun ia masih menggunakan bahasa bayi, setidaknya dapat bercakap-cakap dan membuatnya mengenal suara Anda. Disamping itu, bisa memantau keadaannya di rumah.
4. Sepulang kerja, cobalah untuk sekedar mengendong atau mengajaknya bermain. Jangan pernah gengsi bertingkah manja atau berakting sebagai teman bermainnya. Biasanya anak-anak lebih suka pada orang tua yang mau memahami dunia mereka
5. Jangan pernah pelit memberi pujian pada anak yang telah bertingkah baik. Terlalu banyak larangan , malah membuat mereka tidaklagi bisa membedakan mana yang berbahaya dan mana yang tidak disukai oleh orang tuanya.
6. Mengantarnya tidur sambil membacakan dongeng merupakan proses pendekatan yang paling disukai anak, Selain itu, mendongengkan anak juga berperan dalam proses perkembangan kognitif anak, terutama daya imajinasinya.
7. Jika sampai dirumah sudah terlalu larut, sempatkan mampir kekamarnya untuk sekedar memeluk dan menciumnya.
8. Diakhir minggu, sekedar mengantar sekolah dan menungguinya selama beberapa saat akan membaut anak merasa bangga dan lebih dekat dengan orang tuannya.
9. Bersama-sama melakukan permainan yangdisukai anak seperti bersepeda, berenang, bermain pistol air atau sekedar bersenda gurau akan meningkatkan keintiman orang tua dananak.

 

4 Responses to “Anak Tetap Dekat Dengan Ibu Yang Bekerja”

  1. kiki Says:

    mudah2an bisa berhasil saya praktekkan soalnya memang sedih banget kalo anak qta tuh gak deket dengan qta,dan juga memalukan kalo2 di depan umum sang anak nangis malah nyari pengasuhnya, wah…hancur hatiku… inilah hal yang saya rasakan saat ini, wish me luck ya mba!!

  2. lenteraara Says:

    iya mbak …. emang susah bagi kita yang ibu bekerja harus pintar2 bikin strategi, ya semoga sukses ya mbak, ….. Good Luck …

  3. Dewi Says:

    Aduh ini yang lagi saya alami bukan hancur lagi hati mau bunuh diri rasanya dunia kayak kiamat hidup ga berarti deh, makasih ya pokoknya saya mau berjuang lagi biar anak deket lagiiiiiiiiiiii cayoo

  4. Helmi Susanto Says:

    bener banget pendekatan kepada anak dengan cra begitu,,,tapi kadang kita juga g bisa estimasi waktu dan keadaan,,,
    kita jg harus menekan keegoisan sebagai orang tua..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s