Lentera ARA

Keluarga Kecil yang Penuh dengan Kebahagian dan Berkah

Bunda Berhenti Bekerja January 31, 2008

Filed under: Catatan Harian — lenteraara @ 09:58

Kamis, 31 Februari 2008

Hari ini adalah hari terakhir bunda bekerja di PT. Taramitra Informatama. Disini bunda bekerja sejak Juli 2005 setelah sebelumnya bunda bekerja di Bahana Group sejak Oktober 1996 hingga Desember 2004.

Waktu tanggal 05 Januari 2008 bunda dinyatakan dr. Meutia di RSIA Hermina Depok positif hamil anak ke-2, maka ayah langsung meminta bunda untuk berhenti bekerja, mengingat kondisi kesehatan bunda yang tidak terlalu baik dan ditambah pernyataan bunda bahwa seiring dengan kehamilan ini juga terdapat kistanya. Padahal rencana untuk resign dari kantor direncanakan pada akhir tahun 2008 ini. Karena kondisi saat ini maka ayah meminta bunda untuk mempercepat rencana.

Sebenernya ayah kasihan melihat bunda yang dikehamilan kali ini sering pusing-pusing, karena ternyata penyakit vertigo bunda kambuh. Dan perjalanan yang di tempuh untuk ke kantor sangat tidak mulus. Jadi dari pada nanti akan sering tidak masuk ke kantor dan kondisi bunda semakin tidak baik, akhirnya diputuskan ayah untuk bekerja hingga akhir Januari ini.

Bunda sebenernya senang sekali bisa berhenti bekerja dan akan menjaga Aisyah sepanjang hari, bisa membimbing Aisyah belajar disiang hari dan bermain bersama lebih lama, tapi bunda yang sudah 13 tahun bekerja dengan kesibukan yang cukup menarik, jadi sedikit berfikir apa kira-kira bunda sanggup ya diam dirumah? Tapi bunda bisa saja mencari kesibukan sampingan yang tidak memakan waktu bersama Aisyah. Yah dilihat nanti saja, yang penting saat ini adalah bunda harus berkonsentrasi dengan perkembangan calon adik Aisyah hingga lahir nanti dan merawat Aisyah sebaik mungkin.

Yah hari ini bunda pensiun dari pekerjaan … dan akan menjadi full ibu rumah tangga mengurus ayah dan Aisyah. Semoga ini adalah keputusan besar yang terbaik buat kita semua.

 

10 Responses to “Bunda Berhenti Bekerja”

  1. miss.command Says:

    wellcome 2 a fully job as a good mother, don’t worry, u will be very buzy and enjoy wt yr lovely dauther and yr new baby.
    u will be paid by smile and kisses everyday wt yr family.
    u will be loved every day wt yr family.
    on yr hand will be come a new generation of big leader and good mother.
    :->

  2. Bunda Eda Says:

    selamat bergabung menjadi ibu yang paling berbahagia . keputusan ini memang berat awalnya untuk dijalani. ini soal kebiasaan, yang semula sibuk untuk pekerjaan kemudian alih profesi yang ternyata nggak kalah sibuknya. Saya sudah menjalaninya hampir 4 tahun. awalnya, yang paling sulit buat saya adalah masalah kebiasaan menerima uang tiap bulan harus berganti menjadi pengelola keuangan bagi keluarga. tapi semua terhapus bila melihat 2 malaikat kecil saya selalu memanggil dan tertawa. karena mulai sekarang saya akan selalu ada untuk mereka

  3. lenteraara Says:

    iya bunda Eda, saat ini yang berat adalah kita dulu punya income sendiri yang bisa kita gunakan semaunya tapi sekarang bisanya “menadah” jatah dari ayahnya anak2 …. he..he.. dan bangga serta bahagia setiap saat anak2 butuh kita ada untuk mereka …

  4. Anis Says:

    Setiap pilihan pasti ada konskwensinya. Apapun jl yang qt pilih, pasti sudah dengan pertimbangan dan pemikiran yang matang. Niatkan semua untuk ibadah, pasti menyenangkan. Wong dpt pahala…

  5. savira Says:

    aduh ibu saya juga masih bingung karena suami meminta saya untuk resign dari pekerjaan untuk mengurus 2 anak kami ( dua2 nya laki laki 9 tahun dan 4 tahun )
    Saya sudah bekerja dikantor saya selam 15 tahun, berat rasanya meninggalkan pekerjaan ini karena kita sudah biasa dengan kesibukan di kantor dan menerima gaji tiap bulannya.
    Saya kadang berpikir jika saya dirumah dan mengurus anak anak untuk bulan bulan pertama memang belum terasa bosan atau jenuh nah untuk bulan bulan berikut atau apabila rasa bosan atau jenuh itu datang apa yg saya harus lakukan.?

    • lenteraara Says:

      ibu savira .. awalnya saya juga sempat berfikir sama, tapi saya melihat tetangga yg sdh menjadi IRT kok ya lebih sibuk dari saya yg bekerja di kantor .. padahal mereka tdk ada bisnis loh, akhirnya saya dg bismillah menjalani saja dg niat untuk kebaikan keluarga dan ternyata emang bener loh bu. kalo kita melakukan sendiri semua urusan, sejak berhenti bekerja hingga saat ini saya rasanya selalu kekurangan waktu, selalu saja ada yg hrs diurus & dikerjakan, mulai bangun tidur hingga tidur lagi. padahal pembantu dirumah ada 2, dari urusan yg penting sampai urusan mengurus diri sendiri. Jadi kalo kita menjalaninya dg ikhlas & happy insya allah kita merasa asyik dan seru kok dirumah, paling stress nya kalo anak2 udah mulai nakal & yg paling seru adalah bisa bikin jadwal belanja bersama tetangga/teman2 di jam kerja .. wah itu yg paling asyik loh bu!!

  6. evi Says:

    Walaupun saya belum punya baby, tapi cita2 terbesar saya saat ini adalah bisa segera berhenti bekerja. Membiasakan diri untuk tinggal di rumah dan mempersiapkan diri untuk bisa segera hamil. Karena rutinitas bekerja yang pastinya stress nggak bisa dihindari ditambah lagi keletihan fisik. Saat ini saya sedang mencoba mencari alternatif pengganti aktifitas dan income saya dengan pekerjaan yang tidak menuntut waktu banyak meninggalkan keluarga. Dengan begini saya masih tetap bisa dengan keluarga, tapi juga tidak kehilangan aktifitas harian dan pastinya income. Ibu-ibu bisa mencoba usaha keagenan asuransi, produk mlm atau bisnis rumah tangga lain yang masih bisa dikerjakan di rumah atau lingkungan tempat tinggal. Bravo buat ibu2 yang berbesar hati untuk kembali fitrah sebagai bunda. ;-)))
    Salam kenal Evi, Balikpapan.

    • lenteraara Says:

      salam kenal juga evi, semoga cita2nya cepat tecapai .. seru loh ternyata jadi ibu rumah tangga sepenuhnya ternyata tdk membosankan spt yg di duga & bayangan orang2 yg bekerja di kantor .. sibuknya jauh melebihi saat kerja dikantor apalagi saat ini dg 1 anak yg sdh sd & 1 batuta yg sdg rajin2nya mengelilingi rumah, belum hrs juga membagi waktu buat suami dan mengurusi rumah yg ternyata dari bangun tidur hingga tidur lagi tdk ada habisnya .. yg pasti punya banyak waktu buat ngerumpi dg tetangga (ha ha ha). semoga cepat di beri rejeki anak dr yg kuasa, kr anak adalah semangat hidup kita

  7. putri Says:

    saya baru punya baby pertama umur 3 bulan, maunya berhenti kerja supaya bisa full ngurus suami n anak, tapi mengingat sy sudah pns, banyak yang melarang..karna utk jadi pns ga gampang n jadi terkesan kalau sy dianggap kurang bersyukur…
    dan akhirnya pun sy memutuskan untuk tidak naik jabatan, demi bisa pulang kantor ontime..karna sebelumnya sy bekerja dr pagi sampai malam, bahkan sabtu minggu pun tetap bekerja..
    Congrats yah buat bunda2 yang bisa full time mommy… ^_^

    • lenteraara Says:

      semua ini adalah pilihan yg pasti ada resikonya, baik bagi seseorang blm tentu baik juga buat yg lainnya jadi jgn pernah menyesali pilihan kita saat ini mbak kr insya allah ini adalh yg terbaik buat kita dg kondisi dan situasi kita .. yakin lah ..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s